Mualaf Rusia di Chechnya Nantikan Damai

Majalah UMMAT, No. 18 Thn. II – 3 Maret 1997 / 23 Syawal 1417 H

Mualaf Menanti Damai

Oleh: Mansyur Alkatiri

Seorang mualaf mantan tentara Rusia merindukan keluarga dan perdamaian

Walid adalah contoh generasi muda baru Chechnya. Umurnya masih muda, baru 20 tahun. Tubuhnya tinggi dan kurus, dan perang telah membuat otot-ototnya menjadi keras. Ia sekarang bekerja di sebuah tanah pertanian, sambil menghanyutkan diri dalam mempelajari ajaran Islam, agama yang baru dipeluknya. Ia tekun pula belajar bahasa Arab.

Seperti bangsa Chechen sendiri, Walid telah mengalami perubahan drastis dari masa lalu Soviet-nya. Dan sebuah luka tajam terus tergores di hatinya akibat perang brutal selama 21 bulan yang dikobarkan Rusia untuk memberangus kemerdekaan Chechnya. Dengan hati yang was-was Walid menanti hasil pemilihan presiden dan parlemen 27 Januari lalu.

Melihat penampilannya sekarang ini, memang banyak orang kecele karena menyangka Walid adalah orang Chechen. Padahal ia sebenarnya orang Rusia, tepatnya tentara Rusia yang melakukan desersi ke kubu pejuang Chechen dan masuk Islam.
BACA SELENGKAPNYA “Mualaf Rusia di Chechnya Nantikan Damai”

Tentara Israel Lecehkan Wanita Palestina

Pelecehan Berkedok Interogasi

Oleh: Mansyur Alkatiri

Dimuat di: Majalah UMMAT, No. 18 Thn. II – 3 Maret 1997 / 23 Syawal 1417 H:

Lembaga HAM Israel terbitkan laporan pelecehan seksual terhadap wanita-wanita Palestina di Hebron (Al-Khalil)

Perilaku busuk pasukan Israel di al-Khalil (Hebron) makin banyak terungkap. Pusat Informasi Hak-Hak Asasi Manusia di Wilayah Pendudukan, yang lebih dikenal dengan akronim Ibraninya B’Tselem, baru-baru ini menerbitkan laporan yang mengungkap tindak pelecehan seksual terhadap wanita-wanita Palestina. Laporan yang berjudul “Pelecehan Seksual Atas Nama Hukum: Kekerasan dan Kekejian Selama Penggeledahan Rumah Warga Palestina di Hebron” itu dibuat setelah penelitian 2 bulan dan berdasar pada kesaksian otentik beberapa korbannya.

Laporan itu kian menambah daftar kejahatan Yahudi Israel di Palestina. Selama 29 tahun pendudukan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) diketahui sering melakukan pembunuhan massal, mengubur hidup-hidup, memukuli siswa sekolah sampai mati dan menahan puluhan ribu warga Palestina tak bersalah dalam kamp konsentrasi yang kondisinya jelek.

Selama November dan Desember lalu, tentara pendudukan Israel telah memaksa 15 wanita Palestina berusia antara 20-69 tahun untuk -maaf, membuka seluruh pakaiannya di hadapan tentara wanita maupun laki-laki Israel dan dihadapan keluarganya. Dalam dua kasus, mereka diperintahkan telanjang di depan prajurit pria Israel.

BACA SELENGKAPNYA “Tentara Israel Lecehkan Wanita Palestina”

Ramadan Bersimbah Darah di Xinjiang

Dimuat di: Majalah UMMAT, No. 18 Thn. II, 3 Maret 1997 /  / 23 Syawal 1417 H

Oleh: Mansyur Alkatiri

Pasukan Cina mengeksekusi ratusan demonstran Muslim di Xinjiang menjelang Idul Fitri.

Tak seperti kaum muslimin di negara-negara lain, Muslim di Xinjiang (Turkistan Timur) menyambut hari raya Idul Fitri dengan tangis dan hati pedih. Ratusan keluarga Muslim di kota Yining (Xinjiang utara) kehilangan anggota keluarganya, dieksekusi oleh pasukan pemerintah Cina, menyusul kerusuhan yang meledak di hari-hari akhir puasa Ramadan. Ribuan Muslim suku Uighur lainnya, ditahan dan tak diketahui nasibnya sekarang.

Menurut keterangan penduduk setempat, sekitar 100 orang aktifis Muslim suku Uighur dieksekusi Kamis 6 Februari, hanya sehari setelah kerusuhan, lewat sebuah pengadilan kilat. Sementara lebih dari 1.000 pemrotes Muslim ditangkap selama dan setelah bentrokan berdarah antara Muslim Uighur dengan tentara dan penduduk etnis Cina Han itu.
BACA SELENGKAPNYA “Ramadan Bersimbah Darah di Xinjiang”