Kosovo, Merdeka atau Perang

MERDEKA ATAU PERANG

Oleh: Mansyur Alkatiri

Dari: Majalah UMMAT, No. 44 Thn. III, 25 Mei 1998

Slobodan Milosevic dan Ibrahim Rugova akhirnya berunding. Namun kecil kemungkinan tercapai kesepakatan

Jenazah Isuf Hadjari terbaring di atas meja, dibawah rimbunnya pepohonan apel di kebun milik almarhum. Selembar bendera nasional Albania, bergambar rajawali hitam berkepala dua diatas dasar kain warna merah, menutup jenazah warga kota Pristina itu. Ditempat itulah ia juga ditembak mati oleh serdadu Serbia, 12 jam sebelumnya (12/5).

Jenazah warga kota Pristina itu, baru saja dimandikan oleh seorang ulama setempat, dibantu teman dan keluarga. Tiga lubang peluru -satu di tulang rusak dan dua di kepalanya-, terlihat jelas saat jenazah dimandikan dan dibungkus kain kafan. Diantar ratusan  pelayat, jenazah Isuf Hadjari dibawa ke sebuah masjid melewati jalan-jalan Pristina, ibukota Kosovo. Usai dishalatkan, Hadjari dikuburkan di pemakaman di puncak bukit, dimana telah menunggu ribuan pelayat lainnya.

IBRAHIM RUGOVA DAN MILOSEVIC BERUNDING. Disambut pesimisme
IBRAHIM RUGOVA DAN MILOSEVIC BERUNDING. Disambut pesimisme

Baca selengkapnya “Kosovo, Merdeka atau Perang”

Pesta Yahudi di Atas Derita Palestina

PESTA YAHUDI DI ATAS DERITA PALESTINA

Oleh: Mansyur Alkatiri

Dari: Majalah UMMAT, No. 44 Thn. III, 25 Mei 1998

Palestina memperingati 50 tahun Nakbah, ditengah pesta Yahudi merayakan 50 tahun negara Israel.

Palestinian refugees fleeing Galilee in the fall of 1948
WARGA PALESTINA TERUSIR DARI GALILEE (1948). Nestapa kemanusiaan yang tak kunjung usai

 

Ketika bangsa Yahudi berpesta menyambut 50 tahun berdirinya negara Yahudi Israel, bangsa Palestina menangis, teringat kembali kenangan pahit tahun 1948. Saat itu, sekitar 800 ribu orang Palestina –waktu itu separuh populasi warga Palestina– diusir atau lari, dirampas hak miliknya, diduduki rumah dan tanahnya.

Mereka namakan itu Nakbah atau Malapetaka. Dan hantu itu kini muncul begitu pekat ketika kaum penjarah Zionis itu berpesta merayakan 50 tahun berdirinya Negara Israel, 15 Mei lalu. Tak heran kalau kaum muda Palestina menanggapi perayaan kaum Zionis itu dengan demonstrasi penuh kekerasan hari-hari ini.
Baca selengkapnya “Pesta Yahudi di Atas Derita Palestina”

Reformasi Wenger di Arsenal

REFORMASI WENGER MEMBAWA BERKAH

Oleh: Mansyur Alkatiri

SUMBER: Majalah UMMAT, No. 43 Thn. III, 18 Mei 1998

Arsenal menjadi juara liga Inggris ke-11 kalinya. Piala FA juga diincarnya

Pesta Kemenangan Arsenal. Hasil reformasi
Pesta Kemenangan Arsenal. Hasil reformasi

Tak ada orang sebahagia Arsene Wenger di London saat ini. Ia menjadi pujaan publik bola di ibukota Inggris itu, setelah membawa Arsenal, klub kebanggaan mereka, sebagai juara liga untuk ke-11 kalinya, Minggu pekan silam. Klub berjulukan The Gunners itu memastikan diri sebagai juara liga musim kompetisi 1997/1998 setelah memukul telak Everton 4-0, di kandang sendiri. Wenger, pria asli Perancis, adalah juga pelatih asing pertama yang mampu membawa sebuah klub menjadi juara di Liga Inggris.

Kenyataan itu amat kontras dengan saat ia pertama datang di London,¬† September 1996. Waktu itu publik Arsenal tak percaya ia mampu membawa klub itu menjadi raja baru di Inggris, apalagi Eropa. “Siapa Arsene?” tanya hampir setiap media yang terbit di London saat itu. Maklum, Wenger baru melatih di Jepang, negara yang tak begitu dianggap di elite sepakbola dunia.

Baca selengkapnya “Reformasi Wenger di Arsenal”

Palestina Tolak Didikte AS

Ketika ‘Dikte’ AS Tak Mempan

Oleh: Mansyur Alkatiri

Dari: Majalah UMMAT, No. 43 Thn. III, 18 Mei 1998

Pertemuan London gagal total. Tekanan AS melahirkan friksi dengan Israel.

YASSER ARAFAT dan BENYAMIN NETANYAHU
YASSER ARAFAT dan BENYAMIN NETANYAHU

Seperti diduga sebelumnya, perundingan London berakhir tanpa hasil. Pemimpin Palestina Yasser Arafat dan Perdana Menteri Israel Benyamin Netanyahu duduk di meja perundingan, lantas mengemukakan tuntutan masing-masing dan tak ada titik temu. Lalu pertemuan Senin dan Selasa pekan silam itupun ditutup tanpa kesepakatan apapun.

Perundingan London berlangsung sepertinya hanya untuk memenuhi formalitas undangan tuan rumah -PM Tony Blair- belaka. Semuanya seperti basa-basi. Kalaupun ada terobosan, itu adalah ‘tekanan’ Amerika pada Netanyahu, yang cukup memojokkan posisi PM negara teroris Yahudi dukungan Washington tersebut. Dan itu lebih menarik perhatian dibanding pertemuan Arafat-Netanyahu sendiri.

Sebelum pertemuan dibuka, AS menekan Netanyahu agar menerima usulan Washington agar Israel mundur dari 13 persen wilayah Tepi Barat. Tapi Netanyahu bersikeras hanya mau menyerahkan 9 persen saja wilayah Tepi Barat, sesuai keputusan kabinet Israel. Sebaliknya Yasser Arafat, yang sebelumnya menuntut penarikan dari 30 persen wilayah Tepi Barat, akhirnya menyerah pada usulan AS.
Baca selengkapnya “Palestina Tolak Didikte AS”

Rekonsiliasi di Tajikistan

Rekonsiliasi Ditengah Curiga

Oleh: Mansyur Alkatiri

Dari: Majalah UMMAT, No. 43 Thn. III, 18 Mei 1998 / 21 Muharam 1919 H

Islam terus bangkit di Tajikistan. Rekonsiliasi pemerintah-oposisi Islam diuji. Bertahankah perdamaian disana?

MILISI MUSLIM. Menghargai Pilihan Rakyat
MILISI MUSLIM (UTO). Menghargai Pilihan Rakyat

Belum satu tahun usia perdamaian, ujian berat sudah menghadang Tajikistan. Pertempuran kembali meletus antara pasukan pemerintah pro-Komunis dan milisi Islam yang memimpin oposisi Rabu pekan silam (29/4). Tak kurang 45 orang tewas selama empat hari baku tembak. Separuhnya adalah tentara pemerintah.

Bentrokan yang terjadi di sekitar ibukota Dushanbe itu berawal dari serangan milisi oposisi atas 2 pos militer. Untung Presiden Emomali Rakhmonov dan pemimpin oposisi, Akbar Turadzhonzoda, segera bertindak untuk mengendalikan pasukan masing-masing. Keduanya sepakat untuk menarik pasukan dari timur Dushanbe, 2 Mei lalu.
Baca selengkapnya “Rekonsiliasi di Tajikistan”

Naseem Hamed

Raja Tinju dari Sheffield

Oleh: Mansyur Alkatiri

SUMBER: Majalah UMMAT, No. 41 Thn. III, 4 Mei 1998

Naseem Hamed menundukkan Wilfredo Vazquez dengan TKO. Ia sudah dianggap sebagai Raja di kelasnya

NASEEM HAMED. Sang Raja!
NASEEM HAMED. Sang Raja!

 

Jalan makin terbentang bagi “Pangeran” Naseem Hamed untuk menjadi “Raja”. Bertempat di Nynex Arena, Manchester, 18 April lalu, petinju Inggris keturunan Yaman ini mencatat kemenangan TKO atas Wilfredo Vazquez, mantan juara dunia kelas bulu versi WBA. Naseem berhasil mempertahankan gelar juara dunia versi WBO untuk kesepuluh kalinya.

Vasquez, petinju Puerto Riko, sempat empat kali terjatuh, sebelum wasit Gino Rodriguez menghentikan pertarungan di ronde ketujuh. Ini cukup mencengangkan, sekaligus memperlihatkan bukti kehebatan Naseem. Kendati sudah berusia 37 tahun, Vazquez masih tangguh. Ia tercatat 22 kali mempertahankan gelar juara dunia, sebelum melepaskannya karena dipaksa menghadapi petinju perangkat pertama WBA, Antonio Cermeno, bukannya Naseem.

Baca selengkapnya “Naseem Hamed”