Divisi Utama PSSI

Menggugat Model 12 Besar

Oleh: Mansyur Alkatiri

SUMBER: Majalah UMMAT, No. 39 Thn. III, 20 April 1998

Dalam kondisi krisis keuangan sekarang, model 12 besar dipertanyakan kembali. Persiapan timnas juga harus dipertimbangkan

Tim PSIS Semarang di Ligina 1998/1999
Tim PSIS Semarang di Ligina 1998/1999

 

Kompetisi Liga Indonesia yang kembali berputar usai Sidang Umum MPR, nampak meriah dari luar. Padahal sebetulnya tengah oleng akibat hantaman badai yang datang bertubi-tubi. Krisis moneter, hengkangnya sponsor, penundaan kompetisi sampai tiga bulan, dan mafia perwasitan. Keprihatinan menyeruak dimana-mana. Sempat malah tercetus pertanyaan: Layakkah kompetisi periode IV ini diteruskan?

Ternyata PSSI dan pemilik klub memilih melanjutkan kompetisi. Namun baru saja berlangsung, muncul hujatan lain. Beberapa tokoh klub menganggap, putaran 12 besar tak layak lagi dipertahankan. Sebagai gantinya, ada usulan sistem 6 besar. “Sistem 12 besar hanya membuang waktu dan tenaga,” teriak Rudi William Keltjes, pelatih Barito Putera. “Enam besar lebih efisien dan menghemat pengeluaran klub.”

Baca selengkapnya “Divisi Utama PSSI”